Jakarta, 22 Maret 2024
Geliat pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung begitu terasa beberapa bulan belakangan ini. Hal ini tidak terlepas dari prakarsa aktif dan berbagai kebijakan yang diterbitkan oleh Pj Gubernur Safrizal.
Kerja keras dan dedikasi Pj Gubernur Safrizal dalam membangun sektor pertanian di Bangka Belitung (Babel) menuai hasil manis. Komitmennya yang tinggi dan masifnya pembangunan di bidang ini menarik perhatian Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman.
Apresiasi dan dukungan nyata pun diberikan oleh Menteri Amran. Beliau tidak hanya memberikan pujian atas kinerja Pj Gubernur Safrizal, tetapi juga mengucurkan bantuan dana sebesar 200 Miliar untuk kemajuan pertanian di Babel.
Bantuan ini merupakan bukti nyata sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mewujudkan ketahanan pangan di Babel.
Pencapaian ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat Babel. Dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, sektor pertanian di Babel diyakini akan semakin maju dan sejahtera.
“Alhamdulillah, kabar baik di bulan suci, Provinsi Babel mendapat bantuan alat mesin pertanian, benih dan berbagai sarpras pertanian yang besarnya mencapai 200 Milyar sebagaimana disampaikan Bapak Mentan tadi” ungkap Safrizal yang ditemui selepas audiensi bersama Mentan.
Lebih lanjut, Safrizal juga menyampaikan bahwa Mentan akan mendukung program kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini sejalan dengan upaya penuh optimalisasi lahan pertanian dan cetak sawah baru yang disertai pembangunan embung, pembangunan saluran irigasi tersier dan pembangunan jalan usaha tani di Babel.
“Berbagai program pembangunan pertanian seiring sejalan dengan Gerakan Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung (Semarak Babel) yang tidak semata menjadi bagian integral dalam upaya pengendalian inflasi, namun juga menjadi soko guru dalam kebijakan ketahanan pangan di Provinsi Babel. Perhatian Pemerintah Pusat melalui Bapak Mentan akan semakin memperkuat program ini dan menjadi cambuk semangat bagi segenap rakyat Babel”, sambung Safrizal.
Hal ini sangat beralasan mengingat tingginya bahan komoditi pertanian seperti cabai dan sayuran di Babel sangat dipengaruhi dengan didatangkannya komoditi tersebut dari luar pulau. Dengan upaya swasembada pertanian, diharapkan ketercukupan pangan di Babel dapat terwujud, bahkan lebih jauh lagi dapat memberi nilai tambah ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Pembangunan pertanian menjadi hal fundamental karena menyangkut hajat hidup rakyat, saya berharap bantuan dari Kementerian Pertanian ini nantinya dapat membawa sebesar-besarnya manfaat dan tentunya mohon doa masyarakat Babel agar hal ini terlaksana dengan baik dan lancar”, pungkas Safrizal.