Banda Aceh—Di tengah hiruk-pikuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, salah satu putra Aceh yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut meninggal dunia. Namanya Jarwansyah, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia mengembuskan nafas terakhir pada Minggu, 20 September 2026.
Jarwansnyah Sekedang merupakan putra Aceh dari Aceh Tenggara, yang berkhidmat di BNPB. Tidak lama setelah terjadinya bencana hidrometeorologi Sumatra pada akhir November 2025, hari-hari pria tambun tersebut lebih banyak di Aceh ketimbang di Jakarta.
Ia bergelut dengan data, monitoring lapangan, menyusun laporan, melaporkan progres, melakukan koordinasi, demi mempercepat proses pendataan dan penyaluran bantuan stimulant perumahan, dan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan parah/hilang.
Selama ini Safrizal sangat intens berkomunikasi dengan mendiang Jarwansyah. Mereka saling koordinasi dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi di bidang pendataan, penyaluran stimulan perumahan, dan pembangunan kembali rumah rusak berat/hilang di Aceh.
Kepala Posko Wilayah Aceh Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Jarwansyah ke haribaan Ilahi.
“Saya dan seluruh jajaran di Posko Wilayah Aceh sangat berduka. Allahyarham di masa hidupnya bekerja dengan penuh dedikasi dan mudah sekali dalam berkomunikasi. Kami semua merasa sangat kehilangan. Semoga Allah menempatkan arwahnya di sisi terbaik,” imbuh Safrizal.